Oleh: huda | Juni 20, 2008

HASIL UNAS SMP MUJAHIDIN SURABAYA TAHUN 2008

Segala puji Bagi Allah tuhan semesta alam, sholawat dan salam semoga tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW.

Tahun ini kami bersyukur sekaligus prihatin  berkaitan dengan pelaksanaan Ujian nasional siswa siswi kelas IX yang kami didik. Usaha telah kami lakukan secara maksimal , mulai pembinaan mental, intensif bimbingan, do’a yang tulus, dan pengorbanan guru-guru tercinta atas waktu untuk keluarga yang dikesampingkan (sementara) demi ” putra-putrinya ” di sekolah.

Hari ini (21 Juni 2008) kami akan melaksanakan pengumuman salah satu kriteria pelulusan siswa yaitu lulus nilai Unas yang ditentukan pemerintah. Harap-harap cemas menyelimuti perasaan Kepala sekolah, staff karyawan dan beberapa guru yang lain apalagi wali kelas-wali kelas. Beberapa kali kepala sekolah- Bpk. Ali Rachmad S.Pd – menghubungi ketua sub rayon untuk menanyakan khabar hasil putra-putri smp mujahidin(20/6/08). Waktu menunjukkan pukul 14.00 dimana informasi kelulusan nilai unas dijadwalkan  diterima Ketua sub rayon. Mr Ali kembali menghubungi Koleganya yang ikut dalam rombongan ketua sub rayon , namun jawaban yang diterima masih belum ada yang berkaitan dengan kelulusan.

Ternyata ketua sub rayon masih juga menunggu di masjid yang berada di kompleks Dinas pendidikan Kota Jl Jagir Wonokromo. Sebagian guru agak merasa kecape’an (pikiran) dengan konsisi ini dan memutuskan untuk pulang terlebih dahulu dan kembali beberapa saat, termasuk wakasek kesiswaan Bpk Sugeng Purnomo yang kemudian setelah mendengar kabar sekitar pukul 16.00 pengumuman dari diknas pendidikan telah dibawa ketua sub rayon beliaunya kembali datang ke sekolah. Termasuk Bpk Kepala sekolah yang dari pukul 6.00 berada di sekolah. Kami berniat untuk mencari informasi di internet tentang kelulusan siswa smp saat itu, tapai tidak kesampaian karena mulai pukul 13.00 s/d 15.30 listrik padam, mungkin sudah gilirannya kali’.

Disaat semuanya bingung ternyata Bpk. kepala sekolah menghubungi Flexi ku (penulis) ” mas samsul, segera ke smp 7 ya, sudah keluar hasilnya nanti saya menyusul ke sana.; “bagaimana hasilnya pak?” tanyaku, disertai wajah harap harap cemas beberapa guru yang masih ada di sekolah pada saat itu. “ada yang ndak lulus mas, … anak”( yang titik-titik disensor untuk kepentingan intern, ntar kalau sudah waktunya kita tulis); Innalillahi (semua milik allah” balasku” ya-sudah kalau gitu saya ke sana pak”, langsung saja ku ajak Bpk Hylmi selaku wakasek Humas yang ada di sebelahku saat itu. “Ayo pak hilmy kita ke smp 7 sudah keluar hasilnya.”

Sesampai di sana  ternyata ketua sub rayon masih dalam perjalanan dari Diknas kota surabaya (jagir wonokromo). Tiga puluh menit berlalu terdengar suara carry masuk ke halaman sekolah. beberapa staff smp N 7 keluar dari mobil dan langsung bersalaman dengan kami juga kepala sekolah SMP Gatra yang nasibnya sama2 menunggu  bahkan lebih awal. “Bagaimana bu?, Pak? smp Mujahidin ?” tanya pak Hylmi yang bersamaku;” ada yang ndak lulus pak dari sekolah bapak …. anak, dari smp pgri 36… anak, dan beberapa smp yang tergabung dalam sub rayon  07 yang diketuai oleh SMP N 7 Surabaya. Tidak berselang beberapa saat Pak ali datang dan langsung  menuju ruang TU untuk mengambil hasilnya. Pak hilmy yang dari tadi bersamaku harap2 cemas dan tanda tanya besar siapa dari beberapa anaknya yang tidak lulus. Setelah bapak sekolah menerima lembaran-lembaran pengumuman itu baru setelah itu kami tahu dan langsung ke Mabes SMP Mujahidin Surabaya dan langsung mengadakan rapat tertutup membahas beberapa hal……………….capek ntar dilanjutkan

.


Beri tanggapan

Your response:

Kategori